Jumat, 05 Oktober 2012

tentang aku

begini saja, kali ini saya mau bercerita tentang diri saya sendiri, bukan bermaksud lebay atau narsis ya. hanya menggambarkan sesosok manusia yang pasti akan berlaku bagi manusia yang lain. hanya saja saya memberi nama "aku" biar kesannya itu lambang dari diri kita masing masing. mudeng gak saya ngomong apaan? kalo gak mudeng jangan lanjutkan membaca yaa, hehe

aku adalah setitik bintang, dan bila terlihat dari jauh aku sangat kecil. di setiap malam, aku bersinar menerangi langit yang gelap. namun tak jarang aku pun redup ketika kehidupan memaksaku untuk tidak bersinar meski itu hanya sejenak. sebenarnya bukan meredupkan cahaya, tetapi kegelapan malam yang lebih mendominasi langit saat itu. begitulah manusia..... terlihat kecil bila dibandingkan dengan seisi bumi ini.kadang dia  bersinar dalam jiwanya ketika bahagia datang , namun redup bukan karena bahagianya berkurang, melainkan  kesedihan sedang merampas rasa bahagianya. aku dan bintang itu sama . sama sama punya kewajiban untuk memberikan kebahagiaan. aku hidup untuk membahagiakan orang lain seperti bintang yang bersinar untuk menerangi langit yang gelap.

aku adalah sebatang emas yang terlahir tidak beraturan. butuh waktu yang lama untuk mengukirnya agar menjadi bentuk dan lambang keindahan. aku dan emas sama sama diciptakan menjadi sesuatu yang paling berharga. hanya butuh waktu dan pengorbanan untuk menjadikan aku benar benar berharga di mata banyak orang.

aku adalah sebuah tetes hujan yang jatuh ke bumi atas kehendak Tuhan. aku tidak sendiri, aku dilahirkan untuk menginjak tanah ini bersama tetes tetes hujan yang lain. kami tak saling kenal. aku dan mereka hanya terlahir dari rahim yang sama. aku dan tetes tetes hujan yang lain memang terlahir sama. yang membuat beda adalah apakah nantinya tetesan air hujan itu akan bermanfaat bagi orang lain atau tidak. dan kehadiranya diterima atau malah ditolak.

begitulah hidupku dan manusia pada umumnya. selalu punya dua sisi perbedaan . sederhananya adalag BAIK atau BURUK.

2 komentar: