Senin, 15 Oktober 2012

3 bocah pemimpi

Senja berhenti menampakkan keanggunanya. 
Hanya ada 3 bocah duduk di depan sepasang bola mataku. 
Aku hanya bisa mengamati dan mendengarkan pembicaraan singkat mereka.
 Usiaku menutup segala kemungkinan untuk sekedar bergabung bersama mereka.
aku terlalu tua untuk ikut dalam gurauan mereka. 
Ketika hampir kualihkan pandangku dari obrolan lucu itu, 
aku mendengar mereka menyebut tentang impian. 
Yang kudengar salah satu berkata dia ingin jadi artis, 
yang lain berkata dia ingin jadi arsitektur 
dan yang terakhir berkata ingin menjadi presiden. 
Lalu mereka dengan serempak bertanya: kalau kakak mau jadi apa? 
Aku terperangah , lalu memberikan senyum simpul. 
"coba saja aku masih sepolos 3 bocah itu,aku pasti bisa menjawab dengan lantang", pikirku.
 Hanya saja terlintas pertanyaan mengapa aku tidak sehebat 3 bocah pemimpi itu dengan impian yang diyakininya.?!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar