Sabtu, 29 September 2012

Terpaksa Membisu

aku bangun lebih awal pagi ini. bangun dari keadaan yang tidak biasanya. entah mengapa semalam dan mungkin malam malam berikutnya tidak akan menjadi malam yang indah bagiku. kali ini aku ikhlas menikmati malamku tanpa sepenggal ingatan tentang seseorang. ingatan tentang betapa berarti dirinya di hidupku. mungkin dia tak pernah menyadari. aku hanya diam dan membiarkan waktu berjalan bagaimana mestinya.

di dunia ini mungkin tidak ada yang berubah. segala ketetapan memang sudah menjadi perjanjian dari Tuhan kepada seluruh ciptaan Nya. ya aku yakin bahwa dunia memang tidak akan berubah. namun hanya bertambah atau berkurang kadarnya. Mungkin saja tidak ada sahabat atau musuh yang sejati. sahabat tidak akan selamanya abadi untuk tetap menjadi sahabat, atau sahabat tidak akan berubah menjadi musuh yang sejati. yang ada hanyalah bertambah atau berkurangnya rasa cinta dan benci.

pada dasarnya Tuhan menciptakan manusia itu sama . sama sama dalam keadaan yang baik. hanya manusia itu sendiri lah yang mengubah kadar mereka menjadi lebih baik atau lebih buruk. #hehe maaf pembicaraan berjalan melenceng dari yang semestinya.

lanjut ....
diam bukan berarti lemah, mereka yang diam hanyalah sedang memperbaiki diri mencari letak kesalahan dirinya sendiri. kita tidak bisa mencintai orang lain dengan baik ketika kita pun tidak bisa mencintai diri sendiri. kita tidak bisa menyalahkan orang lain kalau sebenarnya diri kita lah yang sebenarnya punya banyak kesalahan.

pagiku tidak lagi tertawa penuh semangat
malamku tidak lagi damai, aku takut aku tak bisa memperbaiki kedamaian yang terjadi sebelumnya.
di ruangan yang penuh sesak ini. aku bukan hanya sulit bernafas , melainkan sulit berbicara dan melihat apa yang sedang terjadi padaku. aku bahkan tidak sanggup jika harus menerjemahkan bahasa tubuhku yang kian menyedihkan saat ku ketahui dirinya tak lagi seperti dulu. sepertinya aku memang perlu membisu walaupun sebenarnya aku punya banyak alasan untuk berbicara.

4 komentar:

  1. andai aku pandai merangkai kalimat sepertimu hahahah

    BalasHapus
  2. hahaha, tapi kamu pandai mencuri hatiku kog :D

    BalasHapus
  3. beeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeehhhhh aku tersandung

    BalasHapus
  4. ehm manusia alay baru jatuh dari pohon -__-

    BalasHapus