Sabtu, 07 Juli 2012

biarkan hati itu membatu

kau mungkin tidak lagi bisa merobohkan hatiku hanya dengan sebuah genggaman semata,

kini hatiku telah membatu, menjadi kokoh tanpa ada isi di dalamnya.

bahkan ketika kau tampar hatiku dengan telapak kirimu, hati itu masih saja diam .

tanpa mengucapkan sepatah kata pun.

mungkin aku terlalu menyayangimu, hingga hantaman sekeras apapun tak kan mampu mencuil sedikit pun
kulit hatiku.

apalagi menjadikanku remuk berkeping-keping

aku adalah bagian dari batu itu, kecil, keras dan tak berarti bagi siapapun.

orang-orang selalu menendangku ketika mereka merasa putus asa.

melempar sejauh-jauhnya ke tengah laut, sambil mengucapkan *berengsek !

hingga aku tenggelam bersama masalah mereka 

itu lah aku, sebuah batu yang tidak diterima kehadirannya.

dijadikan korban pelampiasan orang-orang tak bernaluri.

batu yang selalu menjadi sandungan bagi mereka yang berjalan tanpa menggunakan alas kaki.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar