Minggu, 08 Juli 2012

Api Kerinduan



Dalam hujan aku termenung

Dingin yang bergulat menyelimuti tubuhku

Kucuran air hujan yang mengalir di depan mata

Cipratan air yang menusuk dinding kalbu

Aku butuh setitik api yang menyala

 Untuk sekedar menetralkan suhu tubuhku

Hujan telah membuatku tersadar

Akan kerinduanku pada seseoramg

Senyum hangatnya telah membakar hujan

Dia seperti nyala api yang kecil

Goyah bila tertiup angin

Namun terus mencoba membakar mata hatiku

Api itu akan terus berkobar

Beriringan dengan deras hujan dan desir angin

Ketika api mulai padam

Maka rinduku perlahan sirna tertelan hujan

Tapi aku akan selalu menyalakan api kerinduan

Di tengah hujan yang mengingatkanku padamu sang terkasih


Tidak ada komentar:

Posting Komentar