Selasa, 01 Mei 2012

Dibalik Sebuah Tangisan

Sejenak kupejamkan mata, menelan semua kepahitan hidup yang terkadang memaksa kita menitihkan air mata. Akan seperti apapun usahanya untuk menutupi dan menghentikan tetesan air mata , semua itu hanya bagian dari usaha yang akan sulit terwujud dalam menghentikan sebuah tangisan. Hati nurani memang tak pernah berkata dusta tentang perasaan seseorang terhadap sebuah kesedihan, kebahagiaan, kerinduan, kekecewaan, kekaguman atau bahkan kasih sayang yang bisa menjadi alasan demi menetesnya air mata.
Menangis itu indah saat kita bisa berbagi sebuah tangisan bersama orang yang kita sayangi.
Menangis itu menyedihkan ketika orang yang kita tangisi tak pernah mempedulikan kita.
Menangis itu istimewa saat setiap tetesan air mata jatuh di tangan seseorang yang kita sayangi sedang menggenggam tangan kita.
Menangis itu mengharukan saat selembar kertas berisikan tentang puisi kerinduan terhadap orang yang telah tiada terbasahi  oleh tetesan air mata.
Menangis adalah kerinduan saat seorang kekasih terpaku di hadapanmu lalu mengusap air matamu.
Menangis itu menyakitkan saat kita merasa iba memandangi seseorang yang kita sayangi terbaring sakit tak berdaya.
Menangis itu kekecewaan saat perasaan tulus kita kepada seseorang hanya dipandang sebelah mata
Menangis itu kagum saat kita melihat seorang sahabat yang berhasil meraih impian besarnya.



Menangislah untuk sebuah kebahagiaan dan kesedihan yang telah mewarnai sepanjang kisah hidupmu.
Bicaralah pada Tuhan Yang Maha Mendengar untuk segala keluh kesahmu di setiap malam yang tak seorangpun bisa mendengar setiap tangisanmu.
Hadapkan dirimu pada Tuhan Yang Maha Melihat atas ketidakberdayaanmu terhadap dunia dan orang" yang berlaku tidak adil terhadapmu.
Menangislah selepas kau bisa, agar setiap beban hidup tidak tersimpan dan membusuk terlalu lama dalam hatimu.
karena dibalik sebuah tangisan selalu tersimpan banyak makna di dalamnya.

salam hangat,
siswi 17 tahun ( Nia Oktaviana)
@ great words


4 komentar:

  1. sebuah statement yang membuat saya ikut tersentuh :')

    BalasHapus
  2. Tisu mana tisu...............
    keren kaka, gue jadi terharu bacanya.
    ini kiriman ya?
    salam kenal ya.

    BalasHapus
  3. makasih :)
    kiriman apa ?
    iya salam kenal

    BalasHapus