Rabu, 11 Januari 2012

jadi munafik bagi diriku sendiri

selamat malam siapapun kalian,
saat ini aku sedang ingin mengungkapkan apa yang tidak banyak diketahui orang tentang aku.
bagi mereka munkin aku hanyalah orang menyebalkan yang selalu cari gara gara untuk mencari kehebohan,
ya mungkin itulah aku, walau terkadang itu tak mencerminkan aku sebenarnya.
jujur aku adalah jiwa yang lemah yang tak bisa membendung setiap tetesan air mata yang hendak keluar dari mataku.tapi keinginanku yang terlalu kuat memaksaku untuk tak pernah menampakan setiap masalahku dengan tangisan di depan orang orang terdekatku.
dulu , aku masih ingat betul saat itu. saat aku menangis tak terkendali dalam suatu keadaan yang membuat ku menceritakan permasalahan keluargaku pada teman teman terdekatku.
sebenarnya tak ada keberanian untuk mengatakan semua kesedihanku itu namun perasaan memang tak pernah bisa berbohong bahwa aku sedang sedih.

dengan seiring berjalanya waktu, aku mulai tersadar dalam mimpi buruk yang tak mungkin selamanya menyakiti perasaanku.
aku belajar untuk terbiasa mendewasakan diri lewat setiap masalah yang menimpaku yang tak ingin kubiarkan semua orang tau.
aku mulai belajar, bahwa mungkin tangisan yang pernah ku keluarkan pada mereka saat itu adalah yang terakhir.
karena aku tak ingin disebut lemah, lalu mereka iba terhadapku.
aku tak ingin menangis lagi di depan mereka.
sebisa mungkin dan pasti aku akan berusaha tampak bahagia ketika bersama mereka.
meski terkadang aku harus menangis diam diam saat tak ada yang melihatku.
yaa benar sekali, untuk hal ini aku harus jadi munafik.
tak boleh menampakan setiap kesedihanku di depan mereka.
aku tidak ingin mereka semua teman teman baiku menjadi korban atas ketidak adilan hidupku.
aku tak akan pernah ingin menodai kisah bahagia mereka dengan hal hal yang tak pantas mereka terima tentang kisah sedihku.
aku pikir aku harus berbohong atas perasaanku yang tak bisa ku ungkapkan pada mereka.
saat aku sedih sendiri, namun semua itu harus berubah saat aku bertemu mereka.
mereka adalah teman yang baik yang tak sepantasnya ikut merasakan kesedihan yang selalu menimpaku.
aku tampak sangat bahagia. dan tak akan pernah kubiarkan mereka sedih untuk hal hal yang berkaitan denganku.

rumah mungkin bukan tempat yang paling nyaman bagiku,
dan sekolah juga terkadang jadi tempat pelampiasan ketika kesedihanku tak bisa kututupi.
yang selalu jadi doaku, aku ingin ada seseorang yang setidaknya membuatku merasa nyaman ketika aku berada di rumah.meskipun hanya lewat semangat.
karena aku sangat kesepian.sampai sejauh ini belom ada orang yang membuatku merasa berharga di dunia ini.
merasa disayangi di dunia ini sehingga aku tak patut menyia nyiakan hidupku.
dan aku masih menunggu orang itu sampai Tuhan menjawab doaku supaya aku dipertemukan oleh seseorang yang bisa membuatku tidak munafik lagi terhadap persaanku sendiri.karena aku berharap orang itu bisa membuat hidupku lebih bermakna.
YA ALLAH DAMAIKAN HATIKU  :)

4 komentar:

  1. banyak orang berfikir dengan membebani orang lain alias curhat itu baik tanpa memikirkan dampak terhadap orang yang menjadi tempat curahan . bahkan terkadang ketika kita meraasa sepi sendiri terbesit kelicikan sepeerti bahagia melihat orang lain merasakan hal yang sama bahkan lebih buruk lagi . kita sudah dewaasa kawan , banyak hal bisa kita lakukan selain hanya menangis , Tuhan menciptakan kita di dunia ini bukan untuk meneteskan airmata untuk menangisi hal hal yang tidak penting . airmata itu punya fungsi tersendiri . dan aku yakin kaupun mengerti, seiring bertambah usia kta , bertambah pula masalah yang kita hadapi . ingatlah , itu smua ujian yang harus dilewati, apa engkau tidak ingin naik kelas menjadi seseorang yang memiliki derajad lebih tinggi ? kalau memang mau, janganlah padang dunia dengan hatimu, tapi pandanglah dengan matamu.. i'm on your side :)

    BalasHapus
  2. iin : iyaaa cantik :)
    sept : thanks for calming me and always on my side. i'm very grateful for your attention

    BalasHapus
  3. penyesalan itu hanya ada di akhir cerita..
    kalopun ada penyesalan di awal cerita, itupun tak akan bertahan lama..

    salam kenal yah..

    BalasHapus